www.sorotriau.com
| Kapolres Dumai komit mencegah dan menangani karhutla diwilayah hukumnya | | Jajaran Polda Riau komit cegah dan tangani karhutla 2020 | | Program BERKAT, Polres Bengkalis Menyalurkan Zakat Profesi Kepada Penerima Polsek Rupat. | | Warga dan 8 RT Desa Sei Geniut Temui Wakil Ketua DPRD Kota Dumai  | | Terjadi Kecelakaan Tunggal di Jayamukti Dumai. | | Mawardi ; Wakil ketua DPRD Kota Dumai Pimpin Sidang Paripurna Sekaligus penyerahan Laporan Reses
Rabu, 22 Januari 2020
 
Gempa 6 M guncang Bali, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Selasa, 16/07/2019 - 13:30:49 WIB
Sumber: BMKG
TERKAIT:
 
  • Gempa 6 M guncang Bali, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
  •  

    SorotRiau.com, Nasional - Gempabumi dengan kekuatan 6,0 M - yang kemudian dilakukan pemutakhiran menjadi 5,8 M- mengguncang Bali pada Selasa (16/07) pukul 07.18 WIB.

    Episenter gempabumi terletak di laut pada jarak 80 km arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, dengan kedalaman 104 km.

    Guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan hingga daerah Badung, Nusa Dua, Denpasar, Mataram, Lombok Barat, Banyuwangi, Sumbawa, dan Lombok TImur.

    Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono, menyebut hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

    "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami," ujar Rahmat dalam keterangan tertulis yang diterima BBC News Indonesia.

    Anton Muhajir, wartawan yang bermukim di kawasan Denpasar Utara, mengatakan bangunan tiga lantai bergetar di dekat rumahnya saat gempa melanda.

    "Warga keluar rumah sambil lihat-lihat bangunan rumah. Mereka agak panik, tapi hanya sekitar lima menit. Setelah itu masuk ke rumah masing-masing," kata Anton.

    Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono, menyebut gempa berkedalaman menengah ini diakibatkan oleh subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia.

    Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis naik mendatar (oblique thrust fault).

    Hingga pukul 07.50 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    (Rls/bbc)



     
    Berita Lainnya :
  • Gempa 6 M guncang Bali, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved