www.sorotriau.com
| BUKA FLS2N dan FL2N Gugus II , CAMAT RUPAT AJAK SISWA KEMBANGKAN  POTENSI DIRI | | KEBAKARAN LAHAN DI RUPAT BELUM REDA, DANDIM 0303 BERSAMA KAPOLRES TURUN LANSUNG PADAMKAN API | | ANTISIPASI DAMPAK KABUT ASAP, PERTAMINA RU II DUMAI DAN LPMK BAGIKAN 1000 MASKER | | ANAK-ANAK SUKU AKIT PULAU RUPAT DAPAT PENYULUHAN TERTIB BERLALU LINTAS | | KOTA DUMAI DISELIMUTI KABUT ASAP KIRIMAN DARI PULAU RUPAT | | MENUJU KEMADIRIAN DESA DESA ,PEMCAM RUPAT SERAP ASPIRASI PEMBANGUNAN MELALUI MUSRENBANGCAM
Rabu, 26 Juni 2019
 
KOTA DUMAI DISELIMUTI KABUT ASAP KIRIMAN DARI PULAU RUPAT
Minggu, 24/02/2019 - 14:15:19 WIB
Cuaca Pulau Rupat yang terlihat diselimuti asap tebal, akibat karhutla yang melanda kawasan tersebut. Foto:: Istimewa
TERKAIT:
 
  • KOTA DUMAI DISELIMUTI KABUT ASAP KIRIMAN DARI PULAU RUPAT
  •  

    SorotRiau.com,DUMAI-Setelah hampir tiga pekan, kabut asap menyelimuti Kota Dumai,hingga Sabtu (23/2) kini warga "kota minyak"itu mulai mengeluh. Sebagian warga mulai mengeluhkan bau asap yang cukup menyengat serta membuat perih mata.
      
    Asap yang menyelimuti Kota Dumai diduga merupakan asap kiriman dari Pulau Rupat yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang tiga pekan terakhir ini melanda Desa Parit Kebumen,Desa Teluk Lecah,Desa Sri Tanjung, serta Kelurahan Terkul,Kecamatan Rupat,Kabupaten Bengkalis
         
    Pantauan media ini, terutama pada  Sabtu  (23/2/2019),asap tebal mulai terlihat di pagi dan sore hari, sementara pada siang hari asap terlihat menipis,namun sinar matahari terlihat menguning. Bahkan dampak asap ini mulai dikeluhkan warga di mana mereka mulai mengeluhkan mata perih saat berkendara dengan menggunakan sepeda motor.
        
    Hal ini seperti dikatakan Syahril warga Kecamatan Dumai Kota,Kota Dumai, menurutnya keadaan ini sudah berlangsung sejak tiga minggu lalu . "Ya saya merasakannya sudah sejak tiga minggu lalu. dan hari ini,kabut asap semakin tebal,hal ini sangat terlihat pada siang dan sore hari," kata Syahril.
        
    Asap yang terus menebal hasil pembakaran lahan ini diduga asap kiriman dari daerah tetangga tepatnya dari Pulau Rupat yang letaknya berseberangan dengan Kota Dumai
         
    Kondisi asap makin parah,lantaran Intensitas hujan yang sudah lama tak turun, serta tiupan angin dari arah utara yang cukup kencang yang sudah hampir satu bulan ini terjadi,sehingga membuka 
    peluang kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Pulau Rupat bergerak cepat ke arah Kota Dumai dan sekitarnya
       
    Kondisi tersebut menyebabkan warga kesulitan beraktivitas akibat asap ini. Mereka terpaksa mengenakan masker saat keluar dari rumah mereka."Kalau keluar rumah harus pakai masker soalnya sesak sekali kalau asapnya dihirup," kata Lia warga Dumai lainya
        
    Selain di Dumai,kabut asap ini juga dikeluhkan Zulfan salah seorang warga Batupanjang-Rupat. Zulfan dalam pembicaaran via telepon seluler, Sabtu pagi   mengatakan, kabut asap biasanya sangat pekat pada pagi dan petang. Namun saat siang kepekatan kabut ini akan berkurang. "Kalau pagi dan petang hari yang biasanya sangat menyesakkan," katanya.
          
    Menurut Zulfan, dalam beberapa hari ini kabut asap cukup pekat terjadi di sekitar Kelurahan Terkul. Saat itu jarang pandang sangat terbatas sehingga pengendara harus melambatkan kecepatannya saat melintas di kawasan tersebut."Ya,kalau petang hari di Batupanjnag ini dan juga aerah Kelurahan Terkul terlihat cuaca gelap dan kekuning kuningan,hal ini lantaran matahari yang tidak terlhat lantaran diselimuti kabut asap,"ujarnya(SR/Opa)
    



     
    Berita Lainnya :
  • KOTA DUMAI DISELIMUTI KABUT ASAP KIRIMAN DARI PULAU RUPAT
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved