www.sorotriau.com
| BUKA FLS2N dan FL2N Gugus II , CAMAT RUPAT AJAK SISWA KEMBANGKAN  POTENSI DIRI | | KEBAKARAN LAHAN DI RUPAT BELUM REDA, DANDIM 0303 BERSAMA KAPOLRES TURUN LANSUNG PADAMKAN API | | ANTISIPASI DAMPAK KABUT ASAP, PERTAMINA RU II DUMAI DAN LPMK BAGIKAN 1000 MASKER | | ANAK-ANAK SUKU AKIT PULAU RUPAT DAPAT PENYULUHAN TERTIB BERLALU LINTAS | | KOTA DUMAI DISELIMUTI KABUT ASAP KIRIMAN DARI PULAU RUPAT | | MENUJU KEMADIRIAN DESA DESA ,PEMCAM RUPAT SERAP ASPIRASI PEMBANGUNAN MELALUI MUSRENBANGCAM
Rabu, 22 Mei 2019
 
WARGA DESA DARUL AMAN RAMAI -RAMAI DATANGI PT. PRIATAMA RIAU MENAGIH JANJI
Senin, 11/02/2019 - 14:39:51 WIB

TERKAIT:
 
  • WARGA DESA DARUL AMAN RAMAI -RAMAI DATANGI PT. PRIATAMA RIAU MENAGIH JANJI
  •  

    SorotRiau,PULAU RUPAT-Sejumlah massa yang atas nama Solidaritas Masyarakat  Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat,Kabupaten Bengkalis,Riau, menda¬tangi PT Priatama Riau yang beroperasi di Dusun Gunap, Kelurahan Tanjung Kapal,Kecamatan Rupat, Kamis(7/2).
      
    Kedatangan massa berjumlah kurang lebih 100 orang ke PT Pria¬tama  Riau itu terkait janji yang telah disepkati antara pihak perusahaam dengan masyarakat yang menurut masyarakat belum ditepa-hingga saat ini oleh perusahaan.
         "
    "Hari ini kami menuntut janji juga menyampaikan aspirasi yang lain, mengingat sampai saat ini adanya perusahaan perkebunan PT.Priatama Riau ini kami nilai tidak ada kontribusi untuk ma-syarakat melainkan hanya membuat masyarakat merugi dan juga  resah,"ungkap salah seorang korlap aksi, Asnawi , sebagaimana berita ini dilansir dari Harian Dumai Pos, Senin(11/2/2019)
        
    Asnawi mengatakan, ada beberapa poin perjanjian yang telah disepakati oleh perusahaan dengan masyarakat,namun menurutnya,sampai saat ini perjanjian tersebut belum sepenuhnya ditepati oleh pihak perushaan, seauai yang diharapkan masyarakat  
       
    "Padahal kesepakatan itu sudah hampir berjalan empat tahun lamanya, tepatnya pada Maret 2016 lalu,"terang Asnawi
        
    Oleh karena itu, pihaknya bersama masyarakat datang ke perusahaan untuk mengingatkan perusahaan, agar tidak bermain-main dengan kesepakatan yang dibuat. Jika perusahaan tidak menepati kesepakatan tersebut, masyarakat mengancam akan menutup akses PT Priatama Riau.
     
    Aksi damai yang digelar oleh warga Darul Aman mulai pukul 10,00 wib  hari itu mendapat penga¬manan ketat dari aparat Kepolisian Sektor (Polsek)Rupat yang dipim¬pin lansung Kapolsek Rupat, AKP Masrial S Sos, dengan menurunkan 10 orang personil. dan dari Polsek Rupat Utara dengan menurunkan 10 personol. Turut dalam mengamankan aksi ini dari Koramil 05 upat, Satpol PP Kantor Camat Rupat, serta dari pihak Scurity PT .Priatams Riau yang menurunkan 20 orang personil.
        
    Aksi yang berlansung damai ini diawali oleh sambutan Kepala Desa Darul Aman, Pramujo Rosyid Sp.DI dan dilanjutkan arahan dari Kapolsek Rupat,AKP Masrial S Sos, dan Sekcam  Rupat, Muhammad Tarmizi S,Ag,
       
    Dalam arahan Kades Darul Aman,Pramujo, maupun pengarahan dari Kapolsek Rupat, AKP Masrial, serta dari Sekcam Rupat, Muhammad Tarmizi intinya  mereka mengharapkan kepada para peserta aksi dalam menyampaikan aspirasi peserta aksi tetap menjaga ketertiban  dan tidak melakukan aksi yang mengarah pada tindakan pidana.
       
    "Kami berharap bapak bapak yang menyampaikan aspirasi  tetap menjaga ketertiban dan berharap untuk tidak mudah terprovokasi,sehingga akan merugikan bapak  bapak sekalian  dalam penyampaian aspirasi,"pinta ketiganya
      
    Sementara itu dalam isi tuntutan masyarakat yang dibacakan Korlap aksi bernama Choirul membacakan item item aspirasi dia¬ntaranya terkait Bidang lingkungan hidup. Untuk bidang lingkungan hidup ini masyarakat yang menggelar aksi mendesak pihak PT Pria¬tama Riau bersedia melakukan normalisasi sejumlah sungai di Desa Darul Aman  guna mencegah teejadinya banjir dipemukiman masyara¬kat. Melakukan perbaikan jalan poros Desa Darul Aman menuju Tan¬jung kapal.Membangun atau menimbun jalan parit 1 RT 12 Dusun  eluk Tungku-Desa Darul Aman sepanjang 450 M. Memasang rambu rambu lalu lintas yang berada disimpang Empat Dusun Gunap .Mela¬kukan. penyiraman jalan setiap waktu menghindari debu.
       
    Sementara untuk Bidang Pendidikan pihak Priatama Riau berse¬dia menambah jumlah penerimaan bea siswa bagi masyarakat.Pihak PT.Priatama Riau bersedia menambahkan besar anggaran pertahun bagi penerima bea siswa. Dibidang sosial, Pihak PT. Priatama Riau bersedia memberikan bantuan sosial kepada setiap rumah ibadah minimal 1 tahun sekali yang besarnya sesuai proposal yang diaju¬kan.
      
    Untuk bidang ketenagakerjaan, pihak PT.Priatama Riau bersedia memberikan peluang kepada masyarakat untuk bekerja sebagai karya¬wan sesuai dengan keahlian pada posisi yang dibutuhkan perusa¬haan.Pihak perusahan itu Priatama bersedia memberikan upah sesuai dgn UMK Kabupaten Bengkalis dan untuk karyawan harian lepas diberikan yang layak sesuai harga dimasyarakat.Pihak PT Priatama bersedia menjalin kerja sama bidang jasa.perdagangan,penyewaan dll bersama plhak usaha masyarakat tempatan, guna menciptakan lapangan kerja.
         
    Dari semua  oint tersebut para penyampai aspirasi lebih memprioritaskan aspirasinya pada lingkungan berupa normalisasi sungai-sungai yang berbatasan langsung dengan perusahaan, mengin-gat akibat dari kegiatan perkebunan ini pada musim penghujan pemukiman masyarakat terjadi banjir.
         
    Peserta aksi juga menagih janji tentang pembangunan kanal-kanal bloking guna mencegah terjadinya kebakaran.Mengingat semua ini pernah disepakati besama pada tahun 2016 silam akan tetapi perusahaan tidak merealisasikanya.
         
    Setelah menunggu akhirnya peserta aksi diterima oleh pihak perusahaan yang dalam hal ini diterima oleh Humas  PT.Priatama Riau,Asmadi Harun yang lansung menanggapi apa yang disampaikan oleh para peserta aksi tersebut
         
    Menjawab tuntutan para peserta aksi maka Humas PT Pritama Riau, Asmadi Harun mengatakan bahwa semua tuntutan warga sampai  saat ini akan diakomodir dan dilaporkan ke GM perusahaan PT Pritama Riau yang  saat itu tengah berada di Pekanbaru, karena sedang  mengikuti rapat
         
    "Semua tuntutan masyarakat  sampai saat ini akan diakomo¬dir dan dilaporkan kepada  bapak GM perusahaan PT Pritama Riau yang  saat ini tengah berada di Pekanbaru, karena sedang mengi¬kuti rapat. Dan saya tak bisa berjanji kapan bisa memberi kepas¬tian kapan tuntutan yang bapak bapak sampaikan bisa teralisasi semua, karena itu bukan kafasitas saya" terang Asmadi Harun kepada para peserta aksi
          
    Mendapat penjelasan dari pihak Humas perusahaan tersebut terlihat sekali para peserta aksi tidak puas. Bahkan Asnawi yang merupakan salah seorang orator dari aksi tersebut  merasa sangat menyayangkan atas jawaban oleh pihak humas perusahaan ini.
          
    "Seharusnya Humas itu tahu apa kewajibanya ke masyarakat sesuai dengan jabatan yang di embanya, bukan malah membuat jarak antara masyarakat dan perusahaan," kesal Asnawi
        
    Dengan jawaban pihak perusahaan yang dinilai para peserta aksi telah  menghampakan aspirasi masyarakat, maka sebagai reaksi dari kekecewaan itu selajutnya  peserta aksi yang semula mengge¬lar aksi mereka di didepan gate atau pintu masuk ke lokasi perus¬ahaan, akhirnya melanjutkan aksi mereka dengan merambah masuk ke dalam areal perusahaan dan melanjutkan aksi mereka di depan Kantor PT Priatama Riau yang jaraknya kurang lebih 4 kilo meter dari depan pos penjagaan Scurity perusahaan.
       
    Tak sampai disitu tindakan para peserta aksi, karena mereka juga sebelumnya sempat menyegel portal jalur tempat keluar ma¬suknya kenderaan perusahaan,sehingga mengakibatkan sejumlah kenderaan yang bermuatan Tandan Buah Sawit (TBS) dari kebun perusahaan berhenti melakukan aktifitas.Peserta aksi juga sempat mendirikan kemah didepan gate atau pintu masuk depan pos penja-gaan scurity yang ada disitu
      
    Selanjutya didepan kantor PT Priatama Riau ini para peserta aksi kembali menggelar aksi dengan membacakan kembali butir butir tuntutan mereka. Dalam orasinya para peserta aksi kembali mendes-pihak perusahaan  untuk memberi jawaban kapan pastinya pihak perusahaan merealisasikan semua tuntutan masyarakat tersebut.Dan sesuai desak peserta aksi jawaban tersebut harus pasti yang dilengkapi  oleh pihak perusahaan dengan membubuhkan tanda tan¬gan.
       
    Sementara itu, Humas PT Priatama Riau Asmadi Harun selaku perwakilan perusahaan yang menerima kedatangan masyarakat dan di Kantor PT Priatama Riau di Rupat tetap dengan jawaban bahwa dirinya tidak ada kapasitas untuk memberi jawaban pasti kapan teralisasinya seluruh  tuntutan yang disampaikan oleh para peser¬ta aksi,dengan  menurunkan tanda tangan sebagai bentuk menyetujui semua isi tuntutan para peserta aksi
        
    "Saya tak bisa berjanji kapan bisa memberi kepastian kapan tuntutan  yang bapak bapak sampaikan bisa teralisasi seluruhnya, karena itu bukan kafasitas saya untuk menjawabnya. Saat ini bapak pimpinan perusahaan sedang berada di Peknabrau, karena sedang mengikuti rapat"tegas Asmadi Harun kepada para peserta aksi
        
    Dengan jawaban pihak perusahaan  tersebut akhirnya sekira pukul 15.30  WIB, para peserta aksi lansung membubarkan diri dan mereka juga berjanji akan datang lagi dengan menurunkan massa dengan jumlah yang lebih besar lagi.
       
    Terpisah, Humas PT Priatama Riau, Asmadi Harun, saat diminta tanggapan atas adanya aksi massa tersebut menjelaskan bahwa sebenarnya apa yang dituntut oleh masyarakat tersebut sudah ada point point yang telah direalisasikan oleh pihak perusahaan. meskipun belum seluruhnya sudah terealisasi
       
    Diterangkan lebih lanjut oleh Asmadi Harun, seperti misalnya untuk bidang pendidikan, pihak PT Priatama Riau telah membantu bea isiwa untuk sejumlah pelajar di Darl Aman. Termasuk juga, kata Asmadi, untuk bidang tenaga kerja, menurutnya, piahka pT Pritama Riau telah melakukan perekrutan teaga kerja yang berasal dari warga Rupat, yang notabene diantaranya berasal dari pendudu¬ka Desa Darul Aman. Bahkan diantra mereka ayang direkrut tersebut ada yang menempati jabatan strategis di perusahaan.
         
    Sedangkan terkait soal lingkungan hidup, seperti tuntutan masyarakat agar pihak perusahaan membersihkan sungai sungai yang ad di Darul Aman, menurut Asmadi Harun, untuk pembersihan sungai itu baru bisa dilakukan setelah adanya izin dari pihak Lingkungan Hidup. Karena dalam hal ini pihak perusahaan tidak bisa mebr¬sihkan begtu saja tanpa adanya izin dari Dinas Lingkungan Hidup
        
    "Seperti yang telah saya sampaikan kepada para peserta aksi tadi, beberapa point yang telah isepekati antara perusahaan kami dengan masyarakat sudah kami realisasikan, meskipun belum selur-uhnya terealissi,"pungkas Asmadi Harun(SR)
       



     
    Berita Lainnya :
  • WARGA DESA DARUL AMAN RAMAI -RAMAI DATANGI PT. PRIATAMA RIAU MENAGIH JANJI
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved