www.sorotriau.com
| PENGACARA MUDA PENUH TALENTA,MENGEMBALIKAN BERKAS PENDAFTARAN KE PDIP KOTA DUMAI | | WALIKOTA DUMAI HIMBAU MASYARAKAT UNTUK DAPAT BEKERJA SAMA MEMBANGUN DUMAI | | DIIRINGI KONVOI BENTOR DAN REBANA AHMAD MARITULIUS KEMBALIKAN BERKAS PENDAFTARAN KE PDI P | | DINAS DPMPTSP KOTA DUMAI TUTUP MATA,PENGGALIAN PIPA PT.PGN TETAP BERLANJUT | | PENGGALIAN PIPA GAS PT.PGN TERINDIKASI TAK TERTIB ATURAN,KEMBALI MENIMBULKAN BEKAS PADA LINGKUNGAN | | FAPTEKAL KOTA DUMAI KUNJUNGI DISNAKERTRANS KOTA DUMAI
Sabtu, 21 09 2019
 
Mimpi Indonesia Melangkah ke Final Piala AFF U-19 Digagalkan Malaysia
Kamis, 12/07/2018 - 21:44:23 WIB

TERKAIT:
 
  • Mimpi Indonesia Melangkah ke Final Piala AFF U-19 Digagalkan Malaysia
  •  

    SIDOARJO,sorotriau- Timnas Indonesia tersingkir dari semifinal Piala AFF U-19 2018 usai kalah dari Malaysia melalui adu tendangan penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (12/7/2018) malam.


    Indonesia kalah adu penalti setelah dua eksekutor yakni Witan Sulaeman, Firza Andika, dan Hanis Saghara Putra gagal melesakkan bola ke gawang Malaysia.


    Pada babak pertama, Indonesia sempat unggul 1-0 berkat gol penalti Egy Maulana Vikri saat laga baru berusia dua menit. Malaysia kemudian menyamakan skor menjadi 1-1 melalui gol tandukan kapten Malaysia Muhammad Syaiful memanfaatkan sepak pojok rekannya. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.


    Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia terus menekan pertahanan Malaysia. Skuat arahan Bojan Hodak juga mulai kesulitan mengembangkan permainan menghadapi serangan demi serangan para pemain Garuda Nusantara.


    Tampilnya Rivaldo Todd Ferre pada awal babak kedua menggantikan Fafli Mursalim mulai memberikan daya gedor Garuda Nusantara di lini depan.


    Meski terus menekan di pertahanan Malaysia, Indonesia masih juga kesulitan mengarahkan tendangan yang tepat mengarah ke gawang Malaysia. Tim Merah Putih juga tampak kebingungan dalam membuat alur serangan di dalam kotak penalti lawan.


    Indonesia baru bisa membuka peluang tendangan ke gawang Malaysia yang dilepaskan Witan Sulaeman pada menit ke-51. Bola tendangannya masih mudah ditangkap kiper Malaysia Muhammad Azri.


    Berjarak dua menit kemudian, giliran Malaysia membahayakan gawang Indonesia melalui servis tendangan bola mati.


    Eksekusi tendangan bebas Nik Akif meluncur langsung ke gawang Indonesia. Kiper Garuda Nusantara M Riyandi memilih meninju bola dan aman pula gawang timnya.


    Indonesia kembali membuka peluang pada menit ke-65 melalui aksi Egy Maulana merangsek ke kotak penalti. Namun, tendangan penyerang Lechia Gdansk itu masih melenceng.


    Egy Maulana sempat mengalami cedera karena kaki kanan yang salah bertumpu usai menendang bola ke gawang Malaysia. Ia kembali bisa bermain setelah mendapat perawatan dari tim medis.


    Amat disayangkan, Egy Maulana mengalami cedera pergelangan kaki sehingga ia harus ditarik keluar digantikan Hanis Saghara pada menit ke-88.


    Memasuki pengujung babak kedua, Indonesia mendapat peluang untuk mencetak gol, namun tendangan Hanis Saghara masih bisa ditangkap Muhammad Azri.


    Laga pun terpaksa dilanjutkan melalui adu penaltu setelah skor 1-1 bertahan hingga usai waktu normal.


    Sempat terjadi kejadian memalukan mati lampu di Stadion Gelora Delta Sidoarjo saat penendang pertama, Luthfi Kamal Baharsyah, ingin melepas tendangan penalti dilansir cnn.


    Indonesia akhirnya kalah adu penalti setelah dua eksekutor yakni Witan Sulaeman, Firza Andika, dan Hanis Saghara Putra gagal melesakkan bola ke gawang Malaysia dan gagal ke final Piala AFF U-19 2019. (SR/Yuen)




     
    Berita Lainnya :
  • Mimpi Indonesia Melangkah ke Final Piala AFF U-19 Digagalkan Malaysia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved