www.sorotriau.com
| Irjen pol Agung Setya Imam Efendi terima penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden | | Disperindag,kadin serta dinas perindustrian koperasi dan UKM kota Dumai sambut kerjasama pengusaha d | | POLRES DUMAI GELAR FORUM SILARURAHMI KAMTIBMAS DAN DEKLARASI PEMILU DAMAI TAHUN 2020 | | BHAYANGKARA CUP CRASSTRACK DAN MOTOCROSS KAPOLRES DUMAI : PEMBALAP HARUS TERUS MENGEMBANGKAN BAKAT D | | FAISAL ARIF AKTOR UTAMA TERCETUSNYA IMO KOTA DUMAI | | DPD IMO INDONESIA KOTA DUMAI GELAR SEMINAR JURNALISTIK
Sabtu, 14 Desember 2019
 
Kapolda Riau Temui LAMR, Ada Apa?
Senin, 27/08/2018 - 23:32:10 WIB

TERKAIT:
 
  • Kapolda Riau Temui LAMR, Ada Apa?
  •  

    PEKANBARU,sorotriau - Kapolda Riau yang baru Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo mendatangi kantor Lemabaga Adat Melayu Riau (LAMR). Kapolda menemui Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Riau, Syahril Abubakar, dalam rangka silaturahmi kelembagaan.


    Seperti disampaikan Syahril Abubakar bahwa pertemuan tersebut hanya silaturahmi saja. Tidak ada pembahasan khusus persoalan di Riau saat ini, termasuk juga mengenai penolakan salah satu presidium #2019GantiPresiden.


    "Kapolda datang dalam rangka silaturahmi saja setelah Jumat lalu dilakukan Sertijab. Ia tadi juga mengantarkan Kapolda Riau lama ke bandara," paparnya, Senin (27/8/2018).


    "Pertemuan singkat tadi digelar sekitar pukul 08.00 WIB, usai apel pagi," tambah Syahril pada cakaplah.


    Mengenai persoalan deklarasi tersebut, Syahril mengatakan bahwa LAM memang sudah mengagendakan pembahasannya. Pertemuan pembahasan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Rabu (29/8/2018) mendatang bersama dengan berbagai pihak terkait.


    "Hari Rabu nanti kita akan bahas khusus tentang kejadian di Bandara pada Sabtu malam lalu," kata Syahril.


    Menurut Syahril, apa yang terjadi saat itu tidaklah mencerminkan budaya Melayu. Orang Melayu memiliki sifat santun dan menghargai tamu yang datang. "Saya juga dengar bahwa ada pihak luar yang datang dan mengaku orang Riau. Ini yang akan kita bahas," sebutnya.


    Syahril juga menilai aksi yang menyebabkan Neno Warisman tertahan di bandara selama tujuh jam ini merupakan bentuk koordinasi yang kurang baik. Baik itu antara panitia, aparat kemananan dan juga LAM sendiri.


    "Makanya kita akan adakan pertemuan nanti, kita ingin tidak ada lagi kejadian seperti ini di Riau," tutupnya. (SR/Yuen)




     
    Berita Lainnya :
  • Kapolda Riau Temui LAMR, Ada Apa?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved