www.sorotriau.com
| PERJUANGKAN HAKNYA KARYAWAN PT.PRINTIS GRUP ADUKAN PERUSAHAAN KE DISNAKERTRANS DUMAI | | TANGANI KARHUTLA,POLDA RIAU DATANGKAN DRONE KHUSUS DAN TIM AHLI | | PT.PERINTIS GRUP TERINDIKASI MUTASI SEPIHAK KARYAWANNYA | | KETUA TIM PENJARINGAN DPD PKS KOTA DUMAI, : BENNY AKBAR SH,MH,CLA SOSOK MUDA ENERGIK | | PAISAL SKM MARS KEMBALIKAN BERKAS KE PARTAI NASDEM DUMAI | | BANG DEL SANG PERANTAU SERIUS INGIN MEMBANGUN KAMPUNG HALAMAN
Jum'at, 18 Oktober 2019
 
Serahkan Sertifikat Tanah Jokowi Minta Jangan 'Cepat Disekolahkan'
Minggu, 16/12/2018 - 00:19:28 WIB
Sumber Foto : MCR
TERKAIT:
 
  • Serahkan Sertifikat Tanah Jokowi Minta Jangan 'Cepat Disekolahkan'
  •  

    PEKANBARU - Presiden RI Joko Widodo serahkan sertifikat tanah untuk masyarakat Riau secara simbolis di halaman belakang Gedung Daerah, Sabtu (15/12/18). Tercatat pada tahun 2018 ini Pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyerahkan sebanyak 155.000 sertifikat milik masyarakat.

    Penyerahan sertifikat tanah ini disaksikan Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim serta berbagai pejabat lainnya yang tergabung dalam unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
    "Ini sertifikat, mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dijaga, jangan nanti habis ini 'disekolahkan' apalagi cuma untuk kredit mobil," kata Jokowi, Sabtu (15/12/18).

    Pernyataan Presiden saat memberikan arahan langsung direspon warga yang hadir tertawa kecil. Menurut Jokowi, hal ini tidaklah tabu. Karena, begitu sertifikat sudah diterima tidak jarang berpikir untuk kredit seperti mobil atau kebutuhan yang prioritas lainnya hanya untuk gagah-gagahan.

    "Kredit mobil, enaknya enam bulan. Habis itu mikir cari uang dari mana. Ya kalau ada. Kalau tak, mobil diambil, tanah juga diambil. Makanya saya sarankan, kalau harus mau 'disekolahkan' juga gunakan untuk bisnis. Hasil keuntungannya, baru dipikirkan untuk yang lain," ungkap Jokowi.

    Ada pun untuk sertifikat yang sudah diterima warga adalah sebagai bukti dari kepemilikan tanah. Jika nantinya ada yang mengklaim kepemilikan tanah yang sama, warga tidak perlu cemas. Cukup meninjukan bukti dari sertifikat tersebut.

    "Dengan sertifikat ini, orang tak lagi bisa mengkalim. Disinikan susah jelas, alamatnya dimana, siapa pemiliknya, berbatasan dengam siapa. Kalau ini ditunjukan dengan orang yang mau mengklaim, dijamin orang itu akan pulang. Karena ini tanda bukti hukum atas hak tanah yang kita miliki," ujar Jokowi. (mcr/mtr



     
    Berita Lainnya :
  • Serahkan Sertifikat Tanah Jokowi Minta Jangan 'Cepat Disekolahkan'
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved