www.sorotriau.com
| PENGACARA MUDA PENUH TALENTA,MENGEMBALIKAN BERKAS PENDAFTARAN KE PDIP KOTA DUMAI | | WALIKOTA DUMAI HIMBAU MASYARAKAT UNTUK DAPAT BEKERJA SAMA MEMBANGUN DUMAI | | DIIRINGI KONVOI BENTOR DAN REBANA AHMAD MARITULIUS KEMBALIKAN BERKAS PENDAFTARAN KE PDI P | | DINAS DPMPTSP KOTA DUMAI TUTUP MATA,PENGGALIAN PIPA PT.PGN TETAP BERLANJUT | | PENGGALIAN PIPA GAS PT.PGN TERINDIKASI TAK TERTIB ATURAN,KEMBALI MENIMBULKAN BEKAS PADA LINGKUNGAN | | FAPTEKAL KOTA DUMAI KUNJUNGI DISNAKERTRANS KOTA DUMAI
Sabtu, 21 09 2019
 
Jangan Lupa!! Selama Ramadan Paslon Pilgubri Dilarang Kampanye
Jumat, 18/05/2018 - 14:57:45 WIB

TERKAIT:
 
  • Jangan Lupa!! Selama Ramadan Paslon Pilgubri Dilarang Kampanye
  •  

    PEKANBARU,sorotriau - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau mengirimkan surat himbauan kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Riau, Tim Kampanye beserta Partai pengusungnya agar mematuhi  ketentuan, peraturan, dan perundang-undangan tentang larangan  kampanye, terutama selama bulan suci Ramadhan tahun 2018.


    Anggota Bawaslu Provinsi Riau, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Neil Antariksa, Kamis (17/5/18) mengatakan setiap paslon, tim kampanye, maupun partai pengusung harus menjaga kesucian bulan Ramadhan dengan mentaati aturan larangan kampanye.


    Sebagai mana aturan tertulis dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 serta Peraturan Bawaslu Nomor 12 Tahun 2017.


    Seluruh Paslon, tambahnya, diharapkan tidak melakukan kegiatan larangan Kampanye seperti memasang Alat Peraga Kampanye (APK) dan membagi-bagi bahan kampanye ditempat Ibadah/ masjid termasuk halaman.


    "Bawaslu Provinsi Riau berharap segala kegiatan yang mengarah kepada politik uang dengan menjanjikan, memberikan uang/ materi dengan imbalan baik secara langsung maupun tidak langsung, mengarahkan pemilih untuk tidak menggunakan/ menggunakan hak pilihnya kepada salah satu paslon dengan memanfaatkan penunaian zakat, infak dan shadaqah kepada anak yatim, fakir miskin, bantuan kepada tempat ibadah, maupun pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) tidak dilakukan oleh seluruh paslon pilgubri", tambah Neil.


    "Apabila paslon ingin menyalurkan zakat, infak, dan sedaqah sebaiknya melalui lembaga resmi," sarannya.


    Selain itu paslon juga diingatkan agar tidak melakukan penayangan iklan kampanye seperti iklan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa, ucapan selamat berbuka puasa, dan ucapan selamat idul Fitri sebelum masa penayangan iklan kampanye yaitu 14 hari sebelum dimulainya masa tenang.(SR/Yuen)




     
    Berita Lainnya :
  • Jangan Lupa!! Selama Ramadan Paslon Pilgubri Dilarang Kampanye
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved