www.sorotriau.com
| BUKA FLS2N dan FL2N Gugus II , CAMAT RUPAT AJAK SISWA KEMBANGKAN  POTENSI DIRI | | KEBAKARAN LAHAN DI RUPAT BELUM REDA, DANDIM 0303 BERSAMA KAPOLRES TURUN LANSUNG PADAMKAN API | | ANTISIPASI DAMPAK KABUT ASAP, PERTAMINA RU II DUMAI DAN LPMK BAGIKAN 1000 MASKER | | ANAK-ANAK SUKU AKIT PULAU RUPAT DAPAT PENYULUHAN TERTIB BERLALU LINTAS | | KOTA DUMAI DISELIMUTI KABUT ASAP KIRIMAN DARI PULAU RUPAT | | MENUJU KEMADIRIAN DESA DESA ,PEMCAM RUPAT SERAP ASPIRASI PEMBANGUNAN MELALUI MUSRENBANGCAM
Rabu, 26 Juni 2019
 
Demi Ilmu Kebal, Pria Ini Harus Lukai 7 Pemuda Lalu Minum Darahnya
Senin, 17/09/2018 - 23:08:53 WIB

TERKAIT:
 
  • Demi Ilmu Kebal, Pria Ini Harus Lukai 7 Pemuda Lalu Minum Darahnya
  •  

    SOROTRIAU - Seorang pria di Kabupaten Bekasi, bernama Akim alias Arab (24) digelandang ke sel tahanan Polsek Cikarang Selatan, pada Minggu 16 September 2018, akibat menganiaya seorang warga sampai meninggal dunia di wilayah tersebut.

    Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan Komisaris Alin Kuncoro mengatakan, Akim diamankan setelah sempat menjadi buronan selama 10 bulan, pasca nekat menganiaya seorang pengendara motor bernama Rudini (29), pada Senin 27 November 2017 silam.

    Menurut Alin, penganiayaan yang dilakukan tersangka ini terjadi ketika korban sedang melintas seorang diri dengan motornya, di Tanjakan Bukit Cinta, Jalan Raya Kodam, Desa Sukadame, Cikarang Selatan. Saat itu pula, tiba-tiba tersangka memepetnya dan langsung melukai korban.

    "Tersangka menganiaya korban dengan senjata celurit yang diayunkan ke arah dada korban hingga menusuk tulang rusuknya sepanjang 15 cm. Dan dinyatakan meninggal dunia, pada esok paginya, setelah mendapat perawatan medis Rumah Sakit Budi Asih di sekitar lokasi," kata Alin saat ditemui di kantornya, Senin (17/9/18).

    Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, diakui Alin, tersangka menganiaya korban mengikuti bisikan gaib dari pertapaannya guna berupaya mendapatkan ilmu kebal yang sedang didalaminya.

    "Hasil keterangan tersangka bisikan gaib yang diterimanya itu, menyuruh dia untuk melukai sebanyak tujuh orang pemuda dan selanjutnya, meminum darahnya. Namun, saat melakukan aksinya dia belum sempat meminum darah korbannya karena, takut ditangkap massa yang memburunya," jelas Alin.

    Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefri menjelaskan, tersangka berhasil diamankan pihaknya usai menjadi buronan selama 10 bulan itu setelah mendapat informasi dari Polsek Cikarang Pusat. Berdasarkan keterangan warga yang mengaku sebagai majikannya, bernama Sugiono (41).

    Menurut Jefri, Sugiono melaporkan bahwa tersangka mengalami depresi berat karena telah melukai seorang pengendara motor di Tanjakan Bukit Cinta, Cikarang Selatan pada November 2017 lalu.

    "Kepada majikannya, tersangka bercerita kalau dia selalu didatangi arwah korban, bahkan sampai terbawa di dalam mimpi dan dia pun diserahkan ke polsek," ungkapnya.

    Kini guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Akim pun bakal dijerat Pasal 351 Ayat 3 tentang penganiayaan yang mngakibatkan nyawa seseorang menghilang dengan ancaman maksimal kurungan penjara 15 tahun. Selain itu, dia pun membatalkan niat untuk mendalami ilmu kebalnya.(SR/Yuen)



     
    Berita Lainnya :
  • Demi Ilmu Kebal, Pria Ini Harus Lukai 7 Pemuda Lalu Minum Darahnya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved