www.sorotriau.com
| PERJUANGKAN HAKNYA KARYAWAN PT.PRINTIS GRUP ADUKAN PERUSAHAAN KE DISNAKERTRANS DUMAI | | TANGANI KARHUTLA,POLDA RIAU DATANGKAN DRONE KHUSUS DAN TIM AHLI | | PT.PERINTIS GRUP TERINDIKASI MUTASI SEPIHAK KARYAWANNYA | | KETUA TIM PENJARINGAN DPD PKS KOTA DUMAI, : BENNY AKBAR SH,MH,CLA SOSOK MUDA ENERGIK | | PAISAL SKM MARS KEMBALIKAN BERKAS KE PARTAI NASDEM DUMAI | | BANG DEL SANG PERANTAU SERIUS INGIN MEMBANGUN KAMPUNG HALAMAN
Jum'at, 18 Oktober 2019
 
Jinakkan Bonita Pembunuh, Warga di Inhil Lakukan Ritual Sema Kampung
Kamis, 05/04/2018 - 17:57:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Jinakkan Bonita Pembunuh, Warga di Inhil Lakukan Ritual Sema Kampung
  •  

    SOROTRIAU, PEKANBARU - Warga dua desa membuat ritual untuk menjinakkan Bonita si Harimau Sumatera yang telah menewaskan dua warga dalam kurun waktu tiga bulan terakhir di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.


    Ritual tersebut dilakukan oleh warga Desa Sinar Danau, Kecamatan Pelangiran, Inhil, yang menjadi lokasi penyerangan Bonita terhadap Jumiati (33). Acara itu melibatkan warga Desa Pulau Muda, Kabupaten Pelalawan yang salah satu warganya juga menjadi korban penyerangan Bonita yaitu Yusri Efendi (34).


    Selain warga desa, ritual ini juga melibatkan tim terpadu penyelamatan Harimau Sumatera yang terdiri dari petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Kepolisian Negara Republik Indonesia/Tentara Nasional Indonesia, dan lainnya.


    Ritual yang dinamakan Sema Kampung tersebut diadakan di areal perkebunan Eboni Estate PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP) pada Selasa (3/4/18).


    Kegiatan ini dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat. Warga memberikan sesaji yang berisi daging dan buah-buahan yang diletakkan di atas meja. Kemudian di sekelilingnya dinyalakan lilin sebagai penerangan.


    Humas BBKSDA Riau, Dian Indiarti membenarkan bahwa pihaknya ikut turut serta dalam ritual tersebut dan mendukung langkah apapun yang dilakukan warga demi keselamatan masyarakat.


    "Bagi warga sekitar ritual ini diberi nama Sema Kampung. Kegiatan ini dipercaya warga untuk keselamatan warga termasuk kelangsungan hidup Harimau Sumatera," kata Dian, Rabu (4/4).


    Ritual ini, lanjut Dian, didukung karena masyarakat berupaya untuk menyelamatkan jiwa manusia dan satwa langka itu. "Langkah apapun yang dipercaya untuk menyelamatkan jiwa manusia dan juga kelangsungan Harimau akan kita dukung. Ritual ini merupakan kepercayaan warga tempatan jika mendapat gangguan," ucapnya.


    Selain upaya tersebut, BBKSDA Riau juga sudah mendatangkan seorang wanita muda yang merupakan animal communicator atau ahli bahasa satwa. Wanita tersebut bernama Sakti yang berasal dari Kanada. "Dia sudah bergabung dengan tim untuk upaya pencarian Bonita," kata Dian.


    Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Riau, Mulyo Hutomo menyebutkan, ahli bahasa satwa itu sebelumnya juga sudah mengenal satwa-satwa di Indonesia karena terlebih dahulu aktif bergabung dengan yayasan peduli satwa lokal. 

         

    Beberapa bulan terakhir Bonita terus berkeliaran di areal PT TPIH. Selama itu pula si raja rimba yang diketahui berjenis kelamin betina dan berusia sekitar empat tahun tersebut menewaskan dua manusia.


    Sementara itu, dalam sepekan terakhir, Bonita mulai menyingkir meninggalkan kawasan perkebunan dan mulai masuk ke jalur hijau yang diperkirakan memiliki luas sekitar 22 kilometer persegi. Hal itu terjadi ketika tim gagal mengeksekusi Bonita saat ditembak bius pada akhir Maret 2018 lalu. 

         

    Secara umum, Mulyo mengatakan, keberadaan Sakti akan membantu tim melacak posisi Bonita atau Harimau lainnya yang meneror warga serta karyawan perusahaan. Upaya itu dilakukan dengan mendengar suara auman Harimau. Dari jarak tertentu, kata Mulyo, Sakti dapat membaca posisi Harimau tersebut. (SR/Yuen)




     
    Berita Lainnya :
  • Jinakkan Bonita Pembunuh, Warga di Inhil Lakukan Ritual Sema Kampung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved