www.sorotriau.com
| KERJASAMA BKJ WILAYAH I BANDA ACEH BERSAMA BKM KOTA DUMAI | | SILATURAHMI SOROT RIAU KE KELURAHAN BUKIT BATREM | | LPMK KELURAHAN TJ.PALAS MENDAPAT KUNJUNGAN PENGABDIAN MASYARAKAT DARI DOSEN IP UIR | | SILATURAHMI SOROT RIAU KE DISPERINDAG | | PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN KEMBALI DILAKUKAN | | TRAFFIC LIGHT MATI KECELAKAAN LALU LINTAS MENANTI
Senin, 26 08 2019
 
Dumai peduli membuat asri dan indah
Rabu, 24/07/2019 - 17:02:45 WIB
Delyuzar
TERKAIT:
 
  • Dumai peduli membuat asri dan indah
  •  

    Sorotriau.com, Dumai - Belakangan ini masalah sampah bukanlah hal baru bagi masyarakat Kota Dumai, hampir setiap sudut kota menghiasi pemandangan yang tak kunjung usai dari pemerintah. Seolah-olah ini kesalahan masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan.

    Ditahun politik ini awak media kami mencoba menghubungi salah satu Balon Wako Dumai  yang akrab disapa bang del ini untuk menanggapi persoalan sampah yang menghiasi kota tersebut. Kamis, 18 /07.

    Menurut bang del yg bernama lengkap delyuzar ini berpendapat "persoalan sampah bila dikelola secara baik, maka bisa menimbulkan manfaat, seperti slogan suatu institusi dengan tagline 'Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah'. Hal ini bahkan memiliki nilai ekonomis yang dapat diolah menjadi pupuk, sumber energi, dan produk lain selagi ditata secara baik. Jelasnya

    Praktik masyarakat negara maju terhadap kebersihan adalah setengah iman teraplikasi dalam bentuk membuang sampah pada tempatnya, memilah, mengolah, hingga memanfaatkannya kembali.

    Bang del menilai warga Dumai bisa berubah dalam menyikapi persoalan sampah. Pertama ubah paradigma agar penanganan sampah menjadi fardu 'ain, buang pada tempatnya hingga pemilahan organik dan organik dimulai dari rumah masing-masing, sekolah, rumah ibadah, kawasan kuliner, taman, rumah sakit, temoat wisata, hingga pabrik yang difasilitasi sarana nan memadai, termasuk tempat sampah di angkutan umum dan mobil pribadi.

    Selain itu lakukan pendekatan budaya dengan cara siapa yang membuang sampah sembarangan di lingkungan tempat tinggal dikenakan denda atau sanksi, Terapkan budaya malu dengan mempublikasikan pembuang sampah sembarangan di media sosial atau denda di tempat lewat razia yg dilakukan satpol pamong praja.

    Selanjutnya perlu diikuti dengan sistem manajemen lewat pemberdayaan bank sampah hingga pembuangan ke Tempat Pembungan Akhir (TPA) serta pengolahan untuk pemanfaatan.

    Di akhir wawancara by phone awak media kMi"Sampah tidak akan bermasalah jika masyarakatnya tidak membuang sampah sembarangan dan masih bisa ditangani selama tidak ada warga yang tidak mau berubah dan sulit diatur, sehingga menjadi masyarakat berperilaku jelek." tutup nya



     
    Berita Lainnya :
  • Dumai peduli membuat asri dan indah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
     
    Berita Nasional | Berita Internasional | Berita Riau | Berita Desa | Advertorial | Indeks
    Redaksi| Disclaimer| Pedoman| Tentang Kami| Info Iklan
    © 2015-2016 SorotRiau.Com, All Rights Reserved